Awal Agama Mengenal Allah

توصية القلب


Pembahasan Seputar Mengenal Allah
Mengenai Tausiyah Qolbi - TAUBI

~BACA DISINI !~
--



Materi TAUBI lainnya dapat dibaca di : Blog TAUBI - Baca Tausiyah Juma'atan di tombol "TAUTAN" diatas - Diskusi berlangsung setiap jumat || Salam dari TAUBI --

Do you know How Sophisticated GOD is?
Let's see! It will be happened very soon !

GET IN TOUCH

TAFYIN - تفسيرعليين



Beranda - WAJIB BACA!

Awal Agama Mengenal Allah
Artikel Terkini

close

Linimasa Ramadhan 1447H

 

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

(Posted in WA Group)


 

Assalamu'alaikum sahabat TAUBI

Berikut ini hikmah pada hari-hari bulan Ramadhan 1447 H


Y30 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke30 (18/3) :
"Marhaban ya Ramadhan" Selamat datang 'UJIAN' untuk membakar hawa nafsu yg disebut EGO "keSOMBONGan" pd diri. Pada bulan Ramadhan itu adalah mode "LATIHAN". Hasil dr mode tsb akan di UJI pd 11 bulan berikutnya.
Menjalani kehidupan setelah Ramadhan dengan praktek nyata, bukan latihan yaitu membakar SOMBONG pd diri dmana momentumnya terpusat hari Jumat. Untuk keluar dr EGO yg membuat manusia menjadi KAFIR (tertutup) maka hal demikian ini insya Allah akan membawa manusia mencapai kondisi akhir yg ideal "IHSAN", baik di dunia & baik di akhirat.
Ramadhan: proses membakar " KONVERSI "  dari Ego-Kesombongan menjadi energi kepatuhan kepada Allah SWT.
Selamat 'idul Fitri 1447H
Mohon Maaf Lahir & Bathin
Fitri " الفطر " artinya berbuka, terbuka atau tidak tertutup 'kafir' dan siap untuk menerima UJIAN dr EGO dalam diri.


Y29 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke29 :
Paham tentang IMAN dimulai dr bertemunya sebenar RASA dgn RASA yg di zohirkan "MERASA". Kisah yg berulang dr masa Adam AS, menunjukkan suatu proses yg panjang & penuh ujian. Bagaimana bisa seorang manusia lgsg mengaku ber-IMAN tanpa ada proses ? Mari bersama tanya diri, Apakah benar telah ber-IMAN ?
Utk dapat kenal diri, maka WAJIB prosesnya kenali diri yg lain (istri). Itulah "Sunnah" yg hakikatnya WAJIB.
Siapapun yg merasa sombong, itulah orang yg "Ingkar Sunnah" & itulah Hijab untuk menuju Allah.


Y28 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke28 :

Hal kebaikan 'ihsan' & 'husnu' yg mau dicapai pada 2 keadaan 'dunia-akhirat' & berharap terjadi terus menerus, tiada putus (8) bahkan mendapat kesempatan "abadi" di hari akhir nanti.
Masalahnya adalah abadi di sisi Tuhan atau tidak. Inilah pembeda bagi manusia, kafir : membiarkan keadaan seperti yg telah & sedang terjadi. Beriman : berbuat dgn mulai berfikir & belajar bhw Islam (bahkan Iman) bukan sekedar diikuti tapi WAJIB dimulai dengan "IQRO".
Sungguh TETAP 'kafir' lah seorang insan jika belum bisa menjawab " MENGAPA HARUS BERAGAMA ISLAM "
Maka waspadai diri ini lebih banyak, daripada menuduh orang lain KAFIR & SESAT.


Y27 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke27 : 

Ketika telah bertemu 2 insan beda jenis & pastinya selalu lewati 7 hari berulang, inilah puncak per-adab-an dimana terjadi hubungan baik "silaturrahim".
Inilah dasar filosofi hidup, yaitu saling terhubung. Untuk dapat memaknai terhubung dgn Tuhan, maka terhubung dulu dgn ilmu nya. Itulah keseimbangan yg mau dicapai.
Jika secara ilmu, makhluk ke makhluk tidak ada 'silsturrahim', maka dipastikan TDK AKAN terhubung ke TUHAN. Itulah inti sholat, terhubung kepada yg dituju.


Y26 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke26 :

RASA tentang Tuhan yg seimbang pd diri yg zohir & Bathin (2) itulah "IMAN". Momentumnya di posisi 6 yaitu sujud ke2 di sholat. 
Sungguh tiap anak cucu Adam pernah di posisi ini, saat di dalam rahim ibunya. Bersujud kepada yg berhak menerimanya (sujud).
Jika semua terjadi, maka dapatlah di-RASA-kan tentang DIA yg meliputi & tanpa batas. 

 

Y25 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke25 :

Puncak hidup itu Jumu'ah, secara umum yaitu "keseimbangan". Jika bertemu 2 bilangan 5, maka inilah kebutuhan utama tiap diri (insan taubat ke Annas)
Sungguh tiada mampu keluar dr "MERUGI" masuk ke dalam golongan "KECUALI" jika tidak dapat mencapai JUMU'AH atau Keseimbangan.
Demikian hal tersebut diatas adalah hikmah dr pemahaman  ayat ke7 (QS1). Maka belajarlah & mengertilah hingga mencapai (minimal) pemahaman ayat 7 tsb.
 

Y24 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke24 :

RASA beriman itu ada pd tiap (jiwa) manusia. RASA dimulai dr akhirat, berlanjut ke dunia (2) & semua itu dipengaruhi kuat oleh 4 unsur pd diri : api, air, angin & tanah. Semua unsur saling terhubung untuk mencapai sebenar RASA, yaitu IMAN. Hal terkait juga ditandakan pd nabi ke24, Isa AS dgn gelarnya 'ruhullah'

 

Y23 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke23 :

Hidup ini adalah akhirat & dunia. Di dalamnya terhimpun pd diri zohir & bathin (2) dimana falsafah (filosofi) 'prinsip' utamanya : Islam-Iman-Ihsan (3)
Semuanya saling terkait & tiada putus, seperti denyut jantung & nafas pd diri manusia.
Untuk seimbang menggunakan 2 tangan & 2 kaki, maka utk sempurna, diri diberikan 5 indra utk menjadikan filosofi tersebut menjadi hukum yg wajib dilakukan di dunia.

 

Y22 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke22 :

Dalam menjalani hidup wajib dilakukan usaha 'riyadhoh' dimana Allah telah memberi amanah kepala, tubuh dengan 2 tangan & 2 kaki (QS 22)
Demikianlah telah Allah lengkapi setiap diri utk menjalani ujian dlm hidup. Maka dengan amanah tersebut, tiap diri dapat berusaha hingga dapat mencapai keseimbangan dunia dengan akhirat.
 

Y21 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke21 :

Allah jadikan pendamping yg "qorib" pd tiap diri manusia, yaitu 'Qorin' (qs 43 : 36-37) sebagai penggoda atau sebaliknya.
Hal tersebut sbg pelajaran bhw ujian paling berat itu adalah melawan hawa-nafs. Dgn bantuan "Qorin'" byk yg tersesat & sombong.
Allah jadikan diantara zohir-bathin (2) sisi Bathin yg melekat dengan Bathin nafs sbg 'UJIAN' sejak lahir.
Mari selalu mohon pertolongan seraya berlindung hanya kpd Allah SWT. 



Hari ke-11 hingga ke-20

Y20 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke20 :
Tawajjuh dalam tiap riyadhoh untuk bertemu dgn sebenar-diri. Diri yg selama ini "yatim". Padahal awalnya bersama "Musyahadah". Wajiblah bertemu dengan sebenar-diri sebelum maut. Itulah tanda akan mendapat Husnul khatimah, Aamiin.


Y19 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke19 :
Adam & Siti Hawa turun ke dunia, lahirlah turunan mereka hingga saat ini. Demikian hubungan Islam-iman yg baik & seimbang menghasilkan kebaikan 'Ihsan' yg perlu dipelajari utk mrnghidupkan akal dlm diri (19 - غ )


Y18 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke18 :
Saat sadar bhw dunia ini sementara & keseimbangan terhadap akhirat sulit dicapai, maka dapat disadari bhw perlunya bantuan Allah melalui para nabi rasul & wali untuk belajar tentang rahasia pd diri (jiwa) yg lalai ini sehingga datang petunjuk dlm akal 'fikrah' ( ع 'ain-18) untuk mencapai keseimbangan.
Minannur ilallaili.


Y17 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke17 :
Keseimbangan dunia & akhirat telah (terus) dilaksanakan diri (1) dlm kehidupan ini yg selalu mengulangi 7 hari hingga sampai pd tujuan akhir. Untuk mencapai keseimbangan ini, maka diturunkan perintah 17 rakaat tiap hari untuk dapat terhubung pada Nya.


Y16 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke16 :
Berkumpulnya diri (1) tiap hari "puncak" yaitu hari ke6 "jumu'ah" utk mengenang 'wukuf' apa yg telah & sedang dikerjakan dalam hidup. Adakah telah cukup persiapan utk mencapai "maut". Ya Allah mudahkan kami kelak di akhir hayat, sbg manusia yg beriman kepada Mu. Minimal dapat meraih martabat ayat ke7 (QS1). Aamiin


Y15 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke15 :
Muncul nya RASA dr panca (5) indra yg Allah amanahkan pd diri sebagai media/alat utk hidup di dunia yg isinya adalah UJIAN menuju jalan kembali (taubat) kepadaNya.
Pada momentum ini, terlihat bulan penuh (qomar) di dalam istilah waktu disebut 'syahru' (شَهْرُ) dimana diantara 14, 15 atau 16 bulan terlihat penuh.
Dengan perangkat 5 indra ini, manusia mulai mengenal 'ma'rifat' apapun dalam hidupnya yg semuanya mengarah pada Dia yg mencipta kehidupan.


Y14 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke14 :
Setiap jiwa telah ditetapkan 4 hal : langkah, rezeki, pertemuan & maut. Inilah tanda bahwa dulu di awal kehidupan, manusia telah mengakui 'sungguh kami bersaksi' dimana ketika hidup di dunia, manusia lupa dengan kesaksiannya.
Demikian itu semua tercatat rapi di luhilmahfuz dan tugas tiap jiwa untuk mengingat siapa Tuhan yg ESA yg telah disaksikan & "iqro" membaca 4 catatan tentang diri.


Y13 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke13 :
Sisi Bathin diri (nafs) yg terdiri dr 1 bagian utama yg sujud dan 3 bagian lainnya yg mengikuti. Jika tidak saling kenal, terjadilah kekacauan dalam jiwa yg berujung pd akhir yg buruk karena kembali dalam keadaan sesat & kafir karena tidak saling kenal.
Hal ini terangkum pd QS1 ayat 7, di 1ayat ini terdapat 3poin yg perlu dipahami, dimana poin 1 nya adalah asshiyam , kisah ujian orang² terdahulu (para kekasih Allah).


Y12 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke12 :
Demikian sempurna Allah jadikan gelap-terang & diantaranya sebagai filosofi hidup lalu dijelaskan pd 12 peredaran bulan disebut tahun, yg bertawaf kepada matahari (bersama bumi). Ikatan antara matahari dengan bumi-bulan (12) adalah gambaran ikatan zohir-bathin yg tegak menuju pd yg Maha BAIK.
Marilah kita renungkan hal tersebut.


Y11 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke11 :
Akhirat ke dunia, demikian kisah manusia yg dlm dirinya selalu ada unsur berpasangan yaitu zohir-bathin, benar-salah, atas-bawah, kanan-kiri dst. Hal ini tanda sempurna manusia yg dimulai dr diri sejati yg sepasang lalu dibersamai seorang wanita (istri) yg hakikatnya adalah bagian dalam diri (rasa).
Inilah tanda (11) dimulai proses kenal (ma'rifat) diri awal yaitu belajar utk mengerti diri (zohir-bathin) & manusia terdekat (istri, anak).


Hari ke-1 hingga ke-10

Y10 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke10 :
sbg manusia pertama (1) Adam AS, dibekali ilmu 'isim' (0) yg nantinya menjadi panduan hidup di dunia (hawa). Di ilmu pertama ini ada rahasia yg tak terbatas, yg pertama kali disampaikan kpd malaikat yg sebelumnya bersujud (kecuali iblis ; ego)
Tiadalah beroleh ilmu kecuali belajar lgsg kpd yg hidup.


Y9 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke9 :
Untuk mencapai keseimbangan, kenali 9 hal dalam diri, penyebab ' LALAI ' kenalilah diri 'nafs' untuk diperbaiki. Perjalanan dr hari 1 hingga hari ke 8 adalah petunjuk untuk memperbaiki diri dr 9 sumber kelalaian dlm diri. Semua bersesuaian dengan 9 bulan di alam rahim, minazzulumati ilannur.


Y8 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke8 :
Dunia ini sbg pendamping akhirat, angka 8 tersirat keseimbangan, tak putus "infinity"
Maka segala urusan Bathin wajib sesuai dgn zohir, baik di dunia & baik akhirat 'hasanah'. Seimbang ini yg akan dibawa kembali lagi ke asal bermula. Maka berpasangan itu WAJIB sesuai kisah awal manusia. (Azzumar:6)


Y7 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke7 :
Sejak lahir & hidup di bumi, setiap manusia selalu mengulang waktu 7 hari . Surah pertama yg isinya 7 ayat (surah alfatiha) ini juga sebagai bekal diri sbg falsafah dasar tiap manusia dalam menjalani hidup. 7 ayat di dalamnya selalu dibaca berulang-ulang tiap sholat, dimana kebanyakan pelakunya tidak mengerti kenapa dibaca berulang-ulang?
Demikian hal terkait 7 ini juga ada pada ibadah lainnya.


Y6 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke6 :
Inilah momentum awal RASA, koneksi zohir & bathin yg biasa disebut IMAN (6 rukun iman). Sungguh bhw puasa itu ibadah BATHIN "Puasa itu untukKU" yg bertemu dengan ibadah zohir (sahur, menahan dr yg membatalkan & berbuka). Allah berkalam dalam setiap JIWA. Adakah para pelaku puasa mendengarnya? Sesungguhnya tiap hari di bulan ramadhan adalah hari "JUMU'AH" yg di hari itu kehidupan dimulai dan diakhiri kelak.
Apakah ibadah RASA ini telah diterima oleh Nya?


Y5 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke5 :
Sempurnanya manusia yg telah mendapat amanah panca indra. Setelah lengkap menerima 4 catatan detail yg 'terlupakan' di alam rahim (langkah, rejeki, pertemuan & maut). Fungsi manusia sbg Khalifah dunia dimulai. Sebagaimana Islam dengan 5 pilarnya sbg panduan hidup dunia. Begitu juga pendukung pada tubuh, tangan & kaki yg masing² ada 5 jari yg mendukung pelaksanaan apa yg diterima di alam rahim.
Adakah diri kita sbg 'insan' berpikir tentang rahasia sebenar diri masing-masin


Y4 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke4 :
Turunlah manusia ke dunia, membawa Tubuh (zohir) terdiri dari 2 tangan & 2 kaki (4), di dalamnya ada jiwa (bathin) yg mayoritas tidak di-kenal-i hingga akhir hayat.
3 hal dasar (utama) mulai dijelaskan di surah I ayat 1 dalam 4 bagian : ilmu isim, nama Tuhan (Allah), konsep hidup (cinta) & tujuan hidup 'taubat' (alam rahim).
Perjalanan hidup insan di dunia sebagai 'ujian' dengan dukungan tubuh 'fisik' yg harusnya dapat terhubung dengan sisi jiwa 'bathin'.


Y3 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke3 :
Siti Hawa yg penuh RASA yg darinya lahirlah insan, pelaku dunia yg semuanya pasti "Ahsani Taqwim' awalnya.
Kisah 1,2 dan 3 ini merupakan tanda (isim) tentang ke-lembaga-an manusia sesuai sumbernya, sang Ihsan "Sayyidina Ahmad".
Kisah baik dan buruk terjadi di dalamya sebagaimana yg ada pada tiap diri (jiwa) manusia.


Y2 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke2 :
Dalam kesendiriannya, Adam AS bergejolak, maka berlanjut lah bukti bhw hanya DIA yg ESA.
Atas qudratnya, diADAkan lah sisi bathin beliau menjadi NYATA disebut Hawa (2), yg diambil dr dalam dada (rusuk) Adam AS.
Sebagai lambang dunia, Siti Hawa menjadi pelajaran diri secara rasa untuk mengenal dunia utk kembali menuju akhirat
Zohir (bathin) --> Bathin
1 (0) --> 0 (2,3,4,5,6,7,8,9)
Renungkan lah !


Y1 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke1 :
Adam AS, bermula dr TIADA, dicipta dr tanah yg diambil berbagai lokasi di akhirat dan dunia.
Sebagai manusia pertama (1), beliau dianugerahi pelajaran lgsg dr Tuhan, disebut ilmu isim.
Dalam tubuhnya terangkum Zahir dan bathin.


Materi pada web ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

Wassalam

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ


Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Materi terkait sholat klik di SINI.

 

TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.

Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG 

Mengenal Diri

 

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

 Mengenal Diri

 

Medan, 10 Januari 2026 - 21 Rajab 1447 

"Man 'arafa nafsahu faqod 'arafa rabbahu" ( مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّه ) adalah ungkapan para pembelajar tasawuf yang maknanya "Siapa yang kenal dirinya maka sungguh telah mengenal Tuhannya". Melalui ungkapan tersebut, mari kita mulai materi "Mengenal diri" ini.

Sebelum mengenal (mengetahui banyak : sudah dekat), tentunya kita tahu dulu secara bertahap (sedikit demi sedikit) tentang apa/siapa yang mau di-kenal-i. Inilah disebut proses belajar, dimana konsepnya sederhananya adalah : mengetahui-mengerti-memahami lalu puncaknya mengenal.

Mengapa penting untuk kenal diri ? Karena Tuhan dengan sengaja menciptakan diri yg disebut manusia "insan" sebagai makhluk terbaik di dunia yang memiliki rahasia tentang siapa yang menciptanya disebut khalifah (pemimpin). 

Diri manusia terdiri dari 2 bagian yaitu zhohir (fisik/tubuh, dapat dilihat) dan bathin (jiwa, ruh). Pembahasan tentang bagian diri sudah banyak ditemukan di berbagai media online dan buku. Pembelajaran hingga pengenalan tentang diri akan membawa kepada pengenalan kepada Tuhan, yang kita sebut Allah (isimNya). Koneksi zhohir dengan bathin adalah nafas "udara yg keluar-masuk" tiada putus hingga akhir hayat.

 

Penjelasan materi TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

Wassalam

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ


Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Materi terkait sholat klik di SINI.

 

TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.

Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG 

Musibah - Zhon

 

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

 

Medan, 16 Rajab 1447H - 5 Januari 2026

Musibah : Prasangka - Zhon "  ظن  " esuhup bab Musibah bagian 1.

Musibah berasal dari bahasa arab, asal kata ashoba "  أَصَابَ  " yang arti umumnya adalah Segala peristiwa yang menimpa manusia, baik yang menyenangkan maupun menyedihkan atau ringkasnya " apapun keadaan (hal baik atau buruk) yang terjadi pada siapapun ". 

 

Keadaan ini lah (musibah), manusia mulai diuji prasangkanya. Allah tidak berkehendak tentang apapun kecuali hal yg baik (ihsan) dan benar (haq). Maka sungguh segala kejadian/keadaan itu adalah musibah. Dimana perbedaan pada tiap manusia yaitu prasangkanya (zhon) terhadap kejadian tersebut. Baik musibah yang dialami sendiri atau orang lain.

 

Penjelasan diatas tentunya harus merubah pengertian pada umumnya, dimana musibah dianggap buruk atau tidak baik. Hal ini disebabkan prasangka buruk manusia yang sering disebut dengan istilah buruk sangkaسوء ظن " yang harusnya ber-baik sangkaحسن ظن ".

 

Dari hal Musibah ini, tentunya perlu diperhatikan bahwa segala hal yang terjadi itu tergantung dari prasangka siapa yang mengalaminya. Apakah menerima dengan meperhatikan hikmahnya atau langsung berasumsi karena sesuatu yang dirasakan. Jika hal terjadi (musibah) itu menyenangkan, maka dianggap baik/adilnya Tuhan. Jika menyusahkan, maka dianggap Tuhan tidak baik/adil. 

 

Penjelasan materi TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

Wassalam

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ


Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Materi terkait sholat klik di SINI.

 

TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.

Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG 

Awal Agama

 


 

Assalamu'alaikum Sahabat Semua,

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT..

Awal atau bermulanya agama adalah dengan memaknai apa itu Agama "addiin". Pada kesempatan ini kita bahas dari sisi bahasa Arab "addiin" ( الدِّينُ ) karena Islam mulai dinyatakan dari seorang bangsa Arab di lingkungannya . Kata الدِّينُ memiliki makna sangat luas dan kaya, tidak hanya berarti agama, tetapi juga mencakup konsep seperti jalan hidup, sistem hukum, ketaatan, tunduk pada kekuasaan Tuhan, pembalasan, dan kepatuhan. (sumber dari AI Google)

Dari pengertiannya, mari kita ambil 2 kata yaitu Konsep Hidup. Maka dapatlah satu kesimpulan bahwa agama "addiin" adalah konsep hidup dasar yang semuanya wajib dimulai dari belajar tentang pencipta hidup yaitu Allah (nama Tuhan yang mewakili nama-nama agung lainnya). Maka benarlah suatu ungkapan atau penyataan para pembelajar thariqat dan haqiqat bahwa " Awal Agama Mengenal Allah ". 

#konsephidup : Awal agama itu telah disebut pada rukun Islam pertama yaitu kalimat syahadatain. Sesuai kisah 25 orang para nabi/rasul yang dimulai oleh nabi Adam AS. Beliau menerima ilmu pertama manusia disebut ilmu isim. Maka pernyataan "Awal Agama Mengenal Allah" tentunya bersesuaian dengan QS 1 ayat 1 " Dengan Nama (isimAllah...". Inilah konsep hidup I " sebut/zikr isim Allah ".

#konsephidup : Belajar tentang Tuhan dimulai dari nama/isim nya "Allah". Karena Allah itu tidaklah sama dengan semua ciptaanNya dan lebih dekat (melekat) pada perasaaan di dalam dada. Maka dapat dinyatakan bahwa "Aku sebagaimana prasangka hambaKu" demikian pernyataan Allah dalam sebuah hadits qudsi. Inilah konsep hidup II " Prasangka kepada Allah " bahwa apapun prasangka manusia terhadap siapapun, semua prasangka itu pasti kepada Allah, karena Allah yang menetapkan semua kejadian.

#konsephidup : segala/semua prasangka itu dimulai dengan apa yang dirasakan. Seringkali apa yang dirasakan tidak sesuai dengan apa yang disampaikan/diceritakan/dikalamkan/dicakapkan. karenanya, manusia cenderung bersikap munafik, perasaan tidak sesuai dengan ucapan pada lisan. Maka dari itu, konsep doa dalam beragama menjadi momentum tiap manusia untuk melatih diri selalu bermohon/doa kepada Allah. Allah adalah yang terbaik untuk berkeluh kesah. Maka tanda seorang manusia merasa dekat kepada Allah, maka orang tersebut akan berkalam/bercakap kepada Allah. Hal tersebut telah terjadi pada masa nabi Adam AS, nabi Musa AS dan banyak nabi lainnya. Inilah konsep hidup III " Berkalam/bercakap kepada Allah "

Perhatikan bahwa inilah konsep hidup setiap makhluk, khususnya manusia (berakal) PASTI dan WAJIB hanya kepada Allah, tiada yang lain.  

Demikianlah hikmah jum'at ini. Semoga mendapat manfaat.

Penjelasan materi TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

Wassalam

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ


Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Materi terkait sholat klik di SINI.

 

TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.

Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG 

TAUTAN Edisi 76Y - Hakikat Istighfar (Bonus 2023)

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini

Mati sebelum Mati

 

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Sahabat TAUBI    ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ


#TAUTAN #menujuRidhoAllah

TAUBI Jumatan terbit setiap Jumat untuk meluaskan wawasan dalam berTuhan dan sebagai "reminder" untuk diri masing-masing.

 

TAUTAN enews

22 Sya'ban 1446 H / 21 Feb 2025 M 

Mati Sebelum Mati

 

Kematian adalah keadaan berpisahnya jiwa manusia dengan tubuh atau jasad. Lantas apakah yang dimaksud dengan "mati sebelum mati" ? Hal ini adalah sebuah ungkapan (bukan hadits) yang biasa didengar di kalangan thariqat Naqsabandy (baca disini), yaitu salah satu konsep ibadah, "jalan : thariq" untuk menuju Allah. 

 

Ungkapan "mati sebelum mati" atau matikan diri sebelum mati ( مُوتُوا قَبْلَ أَنْ تَمُوتُوا ) merupakan konsep "taubat" atau kembali kepada asal manusia dicipta. Ketahuilah bahwa mati itu PASTI terjadi pada tiap manusia yang bernyawa. Maka perlu untuk belajar tentang ilmu mati supaya tahu bagaimana "bersiap" sebelum datang ajal (mati) yang sebenarnya.

 

Sesungguhnya ilmu mati ini yang menjadi pertanda baik bagi manusia. Jika mengetahui ilmu ini (hingga paham dan melakukannya selama hidup), maka niscaya akan beroleh kebaikan/kemudahan pada saat kematiannya " husnul khatimah ".

 

Referensi penjelasan edisi ini dari TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)

Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

Wassalam

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ


Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Materi terkait sholat klik di SINI.

 

TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.

Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG 

TAUTAN Edisi 76Y - Hakikat Istighfar (Bonus 2023)

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini

Silaturrahim

 

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Sahabat TAUBI    ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

#TAUTAN #menujuRidhoAllah

TAUBI Jumatan terbit setiap Jumat untuk meluaskan wawasan dalam berTuhan dan sebagai "reminder" untuk diri masing-masing.

 

TAUTAN enews

08 Sya'ban 1446 H / 07 Feb 2025 M 

Silaturrahim

 

Silaturahim atau silaturahmi  "shilat ar-rahim" ( صِلَةُ الرَّحِمِ ) artinya terhubung/tersambung (shilat) dengan kasih sayang (arrahim). Istilah ini sering disebut di setiap kegiatan umum berkumpul dengan berbagai tujuan dimana tujuan dasarnya adalah menyambung hubungan baik sesama manusia. Hal silaturahim ini dijelaskan sangat penting oleh nabi Muhammad SAW dalam hadits nya sbb :

 " Dari Anas bin Malik RA berkata: bahwa Rasulullah SAW bersabda: ”Bagi siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menjalin hubungan silaturrahim.” (HR. Muttafaq Alaih) "

Sebagaimana wajibnya bersholawat (baca penjelasan Sya'ban Bulan Nabi), maka jelaslah bahwa hidup ini Allah jadikan dengan cinta. Dia bersama para malaikat mengirimkan selalu "pesan sayang" yaitu sholawat kepada sang penghulu alam, nabiyyunaa Muhammad SAW. Maka begitu juga silaturrahmi ini wajib dilakukan oleh sesama manusia. Bahkan dalam hal ini Allah memberi ancaman "laknat" bagi yang memutuskan hubungan baik atau silaturrahim dengan manusia lainnya (QS 13 Arra'du : 25). 

Silaturrahim itu penting bahkan wajib sesuai prinsip dalam Islam yaitu cinta (tercantum dalam Surah 1 ayat 1) yaitu semua hal dengan atau atas nama Allah dengan kasih sayangNya. Maka siapa merasa lebih baik, lebih benar sehingga tidak mau bermohon maaf kepada orang lain, itulah para penerus iblis la'natullah.

 

Referensi penjelasan edisi ini dari TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)

Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

Wassalam

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ


Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Materi terkait sholat klik di SINI.

 

TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.

Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG 

TAUTAN Edisi 76Y - Hakikat Istighfar (Bonus 2023)

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini

Sya'ban Bulan Nabi

 
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Sahabat TAUBI    ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ


 

#TAUTAN #menujuRidhoAllah

TAUBI Jumatan terbit setiap Jumat untuk meluaskan wawasan dalam berTuhan dan sebagai "reminder" untuk diri masing-masing.

 

TAUTAN enews

01 Sya'ban 1446 H / 31 Jan 2025 M 

Sya'ban " Bulan Nabi "

 

Sya'ban : bulan ke-8 dalam kalender Hijriah (antara Rajab & Ramadhan). Disebut bulan nabi karena di bulan ini turun perintah bersholawat "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya" (QS 33 [Al-Ahzab] : 56).

Sya'ban maknanya terpisah, berpencar. Bulan ini dirawikan pada beberapa hadits Rasulullah SAW. Ada yang shohih, ada juga yang dho'if (lemah). Silahkan bertanya kepada ahli hadits. Untuk referensi bacaan dapat dibaca disini atau disini.  

 

Hikmah yang penting pada bulan ini adalah bersholawat itu wajib. Karena Allah dan para malaikat melakukannya dan tiada putus. Melalui sholawat, insya Allah kita dapat terhubung kepada kekasih Allah ini. Dan itu adalah syarat mutlak untuk menuju Allah dan mendapat ridho Nya.

 

Referensi penjelasan edisi ini dari TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)

Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

Wassalam

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ


Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Materi terkait sholat klik di SINI.

 

TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.

Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG 

TAUTAN Edisi 76Y - Hakikat Istighfar (Bonus 2023)

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini

Hubungi Kami


Tausiyah Qolbi - TAUBI
Media Informasi Diskusi Mengenal Allah

Medan | SUMUT, Indonesia

0800 11 000 (dont call this 😊)

Grup : Sahabat TAUBI
Channel 😇 : TAUBI tv

Tausiyah Qolbi - TAUBI
Media informasi bersumber dari kisah perjalanan ruhani para hamba Allah
Mari membaca dengan bijak dan berdiskusi langsung dengan guru/mursyid

Perhatian !!!
Siapapun pembaca bertanggungjawab sendiri atas efek apapun dari setiap artikel TAUBI

Wassalam - الكزهدي





-----

🔺🔺 - Ke Atas