

(Posted in WA Group)
Y29 (يَوْم) - Hikayat Ramadhan hari ke29 :
Hal kebaikan 'ihsan' & 'husnu' yg mau dicapai pada 2 keadaan 'dunia-akhirat' & berharap terjadi terus menerus, tiada putus (8) bahkan mendapat kesempatan "abadi" di hari akhir nanti.
Ketika telah bertemu 2 insan beda jenis & pastinya selalu lewati 7 hari berulang, inilah puncak per-adab-an dimana terjadi hubungan baik "silaturrahim".
RASA tentang Tuhan yg seimbang pd diri yg zohir & Bathin (2) itulah "IMAN". Momentumnya di posisi 6 yaitu sujud ke2 di sholat.
Puncak hidup itu Jumu'ah, secara umum yaitu "keseimbangan". Jika bertemu 2 bilangan 5, maka inilah kebutuhan utama tiap diri (insan taubat ke Annas)
Hidup ini adalah akhirat & dunia. Di dalamnya terhimpun pd diri zohir & bathin (2) dimana falsafah (filosofi) 'prinsip' utamanya : Islam-Iman-Ihsan (3)
Dalam menjalani hidup wajib dilakukan usaha 'riyadhoh' dimana Allah telah memberi amanah kepala, tubuh dengan 2 tangan & 2 kaki (QS 22)
Allah jadikan pendamping yg "qorib" pd tiap diri manusia, yaitu 'Qorin' (qs 43 : 36-37) sebagai penggoda atau sebaliknya.
Materi pada web ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)

Mengenal Diri
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Mengenal Diri
Medan, 10 Januari 2026 - 21 Rajab 1447
"Man 'arafa nafsahu faqod 'arafa rabbahu" ( مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّه ) adalah ungkapan para pembelajar tasawuf yang maknanya "Siapa yang kenal dirinya maka sungguh telah mengenal Tuhannya". Melalui ungkapan tersebut, mari kita mulai materi "Mengenal diri" ini.
Sebelum mengenal (mengetahui banyak : sudah dekat), tentunya kita tahu dulu secara bertahap (sedikit demi sedikit) tentang apa/siapa yang mau di-kenal-i. Inilah disebut proses belajar, dimana konsepnya sederhananya adalah : mengetahui-mengerti-memahami lalu puncaknya mengenal.
Mengapa penting untuk kenal diri ? Karena Tuhan dengan sengaja menciptakan diri yg disebut manusia "insan" sebagai makhluk terbaik di dunia yang memiliki rahasia tentang siapa yang menciptanya disebut khalifah (pemimpin).
Diri manusia terdiri dari 2 bagian yaitu zhohir (fisik/tubuh, dapat dilihat) dan bathin (jiwa, ruh). Pembahasan tentang bagian diri sudah banyak ditemukan di berbagai media online dan buku. Pembelajaran hingga pengenalan tentang diri akan membawa kepada pengenalan kepada Tuhan, yang kita sebut Allah (isimNya). Koneksi zhohir dengan bathin adalah nafas "udara yg keluar-masuk" tiada putus hingga akhir hayat.
Penjelasan materi TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.
Wassalam
والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7
Materi terkait sholat klik di SINI.
TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.
Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG

Musibah - Zhon
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Medan, 16 Rajab 1447H - 5 Januari 2026
Musibah : Prasangka - Zhon " ظن " esuhup bab Musibah bagian 1.
Musibah berasal dari bahasa arab, asal kata ashoba " أَصَابَ " yang arti umumnya adalah Segala peristiwa yang menimpa manusia, baik yang menyenangkan maupun menyedihkan atau ringkasnya " apapun keadaan (hal baik atau buruk) yang terjadi pada siapapun ".
Keadaan ini lah (musibah), manusia mulai diuji prasangkanya. Allah tidak berkehendak tentang apapun kecuali hal yg baik (ihsan) dan benar (haq). Maka sungguh segala kejadian/keadaan itu adalah musibah. Dimana perbedaan pada tiap manusia yaitu prasangkanya (zhon) terhadap kejadian tersebut. Baik musibah yang dialami sendiri atau orang lain.
Penjelasan diatas tentunya harus merubah pengertian pada umumnya, dimana musibah dianggap buruk atau tidak baik. Hal ini disebabkan prasangka buruk manusia yang sering disebut dengan istilah buruk sangka " سوء ظن " yang harusnya ber-baik sangka " حسن ظن ".
Dari hal Musibah ini, tentunya perlu diperhatikan bahwa segala hal yang terjadi itu tergantung dari prasangka siapa yang mengalaminya. Apakah menerima dengan meperhatikan hikmahnya atau langsung berasumsi karena sesuatu yang dirasakan. Jika hal terjadi (musibah) itu menyenangkan, maka dianggap baik/adilnya Tuhan. Jika menyusahkan, maka dianggap Tuhan tidak baik/adil.
Penjelasan materi TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.
Wassalam
والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7
Materi terkait sholat klik di SINI.
TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.
Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG

Awal Agama
Assalamu'alaikum Sahabat Semua,
Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT..
Awal atau bermulanya agama adalah dengan memaknai apa itu Agama "addiin". Pada kesempatan ini kita bahas dari sisi bahasa Arab "addiin" ( الدِّينُ ) karena Islam mulai dinyatakan dari seorang bangsa Arab di lingkungannya ﷺ. Kata الدِّينُ memiliki makna sangat luas dan kaya, tidak hanya berarti agama, tetapi juga mencakup konsep seperti jalan hidup, sistem hukum, ketaatan, tunduk pada kekuasaan Tuhan, pembalasan, dan kepatuhan. (sumber dari AI Google)
Dari pengertiannya, mari kita ambil 2 kata yaitu Konsep Hidup. Maka dapatlah satu kesimpulan bahwa agama "addiin" adalah konsep hidup dasar yang semuanya wajib dimulai dari belajar tentang pencipta hidup yaitu Allah (nama Tuhan yang mewakili nama-nama agung lainnya). Maka benarlah suatu ungkapan atau penyataan para pembelajar thariqat dan haqiqat bahwa " Awal Agama Mengenal Allah ".
#konsephidup : Awal agama itu telah disebut pada rukun Islam pertama yaitu kalimat syahadatain. Sesuai kisah 25 orang para nabi/rasul yang dimulai oleh nabi Adam AS. Beliau menerima ilmu pertama manusia disebut ilmu isim. Maka pernyataan "Awal Agama Mengenal Allah" tentunya bersesuaian dengan QS 1 ayat 1 " Dengan Nama (isim) Allah...". Inilah konsep hidup I " sebut/zikr isim Allah ".
#konsephidup : Belajar tentang Tuhan dimulai dari nama/isim nya "Allah". Karena Allah itu tidaklah sama dengan semua ciptaanNya dan lebih dekat (melekat) pada perasaaan di dalam dada. Maka dapat dinyatakan bahwa "Aku sebagaimana prasangka hambaKu" demikian pernyataan Allah dalam sebuah hadits qudsi. Inilah konsep hidup II " Prasangka kepada Allah " bahwa apapun prasangka manusia terhadap siapapun, semua prasangka itu pasti kepada Allah, karena Allah yang menetapkan semua kejadian.
#konsephidup : segala/semua prasangka itu dimulai dengan apa yang dirasakan. Seringkali apa yang dirasakan tidak sesuai dengan apa yang disampaikan/diceritakan/dikalamkan/dicakapkan. karenanya, manusia cenderung bersikap munafik, perasaan tidak sesuai dengan ucapan pada lisan. Maka dari itu, konsep doa dalam beragama menjadi momentum tiap manusia untuk melatih diri selalu bermohon/doa kepada Allah. Allah adalah yang terbaik untuk berkeluh kesah. Maka tanda seorang manusia merasa dekat kepada Allah, maka orang tersebut akan berkalam/bercakap kepada Allah. Hal tersebut telah terjadi pada masa nabi Adam AS, nabi Musa AS dan banyak nabi lainnya. Inilah konsep hidup III " Berkalam/bercakap kepada Allah ".
Perhatikan bahwa inilah konsep hidup setiap makhluk, khususnya manusia (berakal) PASTI dan WAJIB hanya kepada Allah, tiada yang lain.
Demikianlah hikmah jum'at ini. Semoga mendapat manfaat.
Penjelasan materi TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.
Wassalam
والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7
Materi terkait sholat klik di SINI.
TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.
Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG
TAUTAN Edisi 76Y - Hakikat Istighfar (Bonus 2023)
Cek TAUBI Jumatan Tahun 2023 di sini
Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini

Mati sebelum Mati
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Sahabat TAUBI ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
#TAUTAN #menujuRidhoAllah
TAUBI Jumatan terbit setiap Jumat untuk meluaskan wawasan dalam berTuhan dan sebagai "reminder" untuk diri masing-masing.
TAUTAN enews
22 Sya'ban 1446 H / 21 Feb 2025 M
Mati Sebelum Mati
Kematian adalah keadaan berpisahnya jiwa manusia dengan tubuh atau jasad. Lantas apakah yang dimaksud dengan "mati sebelum mati" ? Hal ini adalah sebuah ungkapan (bukan hadits) yang biasa didengar di kalangan thariqat Naqsabandy (baca disini), yaitu salah satu konsep ibadah, "jalan : thariq" untuk menuju Allah.
Ungkapan "mati sebelum mati" atau matikan diri sebelum mati ( مُوتُوا قَبْلَ أَنْ تَمُوتُوا ) merupakan konsep "taubat" atau kembali kepada asal manusia dicipta. Ketahuilah bahwa mati itu PASTI terjadi pada tiap manusia yang bernyawa. Maka perlu untuk belajar tentang ilmu mati supaya tahu bagaimana "bersiap" sebelum datang ajal (mati) yang sebenarnya.
Sesungguhnya ilmu mati ini yang menjadi pertanda baik bagi manusia. Jika mengetahui ilmu ini (hingga paham dan melakukannya selama hidup), maka niscaya akan beroleh kebaikan/kemudahan pada saat kematiannya " husnul khatimah ".
Referensi penjelasan edisi ini dari TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.
Wassalam
والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7
Materi terkait sholat klik di SINI.
TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.
Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG
TAUTAN Edisi 76Y - Hakikat Istighfar (Bonus 2023)
Cek TAUBI Jumatan Tahun 2023 di sini
Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini

Silaturrahim
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Sahabat TAUBI ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
#TAUTAN #menujuRidhoAllah
TAUBI Jumatan terbit setiap Jumat untuk meluaskan wawasan dalam berTuhan dan sebagai "reminder" untuk diri masing-masing.
TAUTAN enews
08 Sya'ban 1446 H / 07 Feb 2025 M
Silaturrahim
Silaturahim atau silaturahmi "shilat ar-rahim" ( صِلَةُ الرَّحِمِ ) artinya terhubung/tersambung (shilat) dengan kasih sayang (arrahim). Istilah ini sering disebut di setiap kegiatan umum berkumpul dengan berbagai tujuan dimana tujuan dasarnya adalah menyambung hubungan baik sesama manusia. Hal silaturahim ini dijelaskan sangat penting oleh nabi Muhammad SAW dalam hadits nya sbb :
" Dari
Anas bin Malik RA berkata: bahwa Rasulullah SAW bersabda: ”Bagi siapa
yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah
ia menjalin hubungan silaturrahim.” (HR. Muttafaq Alaih) "
Sebagaimana wajibnya bersholawat (baca penjelasan Sya'ban Bulan Nabi), maka jelaslah bahwa hidup ini Allah jadikan dengan cinta. Dia bersama para malaikat mengirimkan selalu "pesan sayang" yaitu sholawat kepada sang penghulu alam, nabiyyunaa Muhammad SAW. Maka begitu juga silaturrahmi ini wajib dilakukan oleh sesama manusia. Bahkan dalam hal ini Allah memberi ancaman "laknat" bagi yang memutuskan hubungan baik atau silaturrahim dengan manusia lainnya (QS 13 Arra'du : 25).
Silaturrahim itu penting bahkan wajib sesuai prinsip dalam Islam yaitu cinta (tercantum dalam Surah 1 ayat 1) yaitu semua hal dengan atau atas nama Allah dengan kasih sayangNya. Maka siapa merasa lebih baik, lebih benar sehingga tidak mau bermohon maaf kepada orang lain, itulah para penerus iblis la'natullah.
Referensi penjelasan edisi ini dari TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.
Wassalam
والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7
Materi terkait sholat klik di SINI.
TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.
Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG
TAUTAN Edisi 76Y - Hakikat Istighfar (Bonus 2023)
Cek TAUBI Jumatan Tahun 2023 di sini
Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini

Sya'ban Bulan Nabi
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Sahabat TAUBI ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
#TAUTAN #menujuRidhoAllah
TAUBI Jumatan terbit setiap Jumat untuk meluaskan wawasan dalam berTuhan dan sebagai "reminder" untuk diri masing-masing.
TAUTAN enews
01 Sya'ban 1446 H / 31 Jan 2025 M
Sya'ban " Bulan Nabi "
Sya'ban : bulan ke-8 dalam kalender Hijriah (antara Rajab & Ramadhan). Disebut bulan nabi karena di bulan ini turun perintah bersholawat "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya" (QS 33 [Al-Ahzab] : 56).
Sya'ban maknanya terpisah, berpencar. Bulan ini dirawikan pada beberapa hadits Rasulullah SAW. Ada yang shohih, ada juga yang dho'if (lemah). Silahkan bertanya kepada ahli hadits. Untuk referensi bacaan dapat dibaca disini atau disini.
Hikmah yang penting pada bulan ini adalah bersholawat itu wajib. Karena Allah dan para malaikat melakukannya dan tiada putus. Melalui sholawat, insya Allah kita dapat terhubung kepada kekasih Allah ini. Dan itu adalah syarat mutlak untuk menuju Allah dan mendapat ridho Nya.
Referensi penjelasan edisi ini dari TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.
Wassalam
والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7
Materi terkait sholat klik di SINI.
TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.
Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG
TAUTAN Edisi 76Y - Hakikat Istighfar (Bonus 2023)
Cek TAUBI Jumatan Tahun 2023 di sini
Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini
Subscribe to:
Comments (Atom)





-----